• Beranda
  • Tentang Kami
  • Disclaimer

5 Kebiasaan Buruk Toko Online di Media Sosial

by Unknown | posted: 19.32 | 0 komentar

Toko online di media sosial belakangan ini banyak bermunculan, tak lepas dari menarik dan mudahnya mengakses tanpa batasan waktu dan lokasi, mereka berlomba-lomba mencari mangsa (baca : konsumen). Trend bisnis toko online dengan sarana media sosial di indonesia pun tumbuh pesat, imbas dari "pengguna internet yang mencapai 55 juta orang" - Budi Setiawan Kemenkominfo.

Apakah kamu tahu kalau memahami tentang bagaimana orang menggunakan media sosial bagi pelaku bisnis toko online sangat penting? Karena kebiasaan buruk para pelaku bisnis toko online  masih seringkali kita jumpai sehingga menghambat penjualan, dan sudah pasti meredam penghasilan.

Kamu punya toko online?
Mau tau kebiasaan buruk yang tidak disadari oleh kamu?

Berikut 5 kebiasaan buruk toko online di media sosial dan bagaimana cara mengatasinya. 

1. Egois


Bisnis yang hanya menghasilkan uang.. Adalah jenis bisnis yang menyedihkan (Henry Ford).
Toko online yang hanya mengupdate produk-produk jualan mereka sama dengan orang yang egois, karena mereka tidak mau mendengar perkataan orang lain. Media sosial berhubungan erat dengan berbagi, membangun hubungan dan berinteraksi

Dengan memberikan tip dan trik akan meningkatkan ineteraksi terhadap user.

2. Komentar Negatif


Pemilik toko online pasti punya pelanggan yang tidak puas, lebih parahnya tidak puasnya pelanggan disampaikan ke publik melalui wall facebook atau ngetweet. Dan kebiasaan pemilik toko online beraksi dengan segera menghapus komenter negatif.

Pelajari tentang management emosional, karena ini menentukan kelancaran toko online kamu.

3. Iseng-iseng


Semangat awalnya sih menggebu-gebu, semakin kebelakang loyo..

Bisnis bukan buat  mainan. tetaplah konsisten dan jangan cepat menyerah supaya tetap berjalan.

4. Profile


Ini menentukan kepercayaan calon pembeli untuk memilih kamu, saya sendiri ragu kalau profile toko online tidak jelas. Ini juga sekaligus menanggulangi penipuan.

Buatlah profile seprofesional mungkin, sehingga calon pembeli tak ragu untuk memilih kita sebagai penjual.

5.Target


Apakah member fanpage/follower kamu sudah sesuai/tertarget dengan produk daganganmu?

Dalam rangka untuk mambangun toko online yang sukses dengan social media marketing, diperlukan investasi waktu, energi, darah, keringat, air mata (becanda) tetapi sangat perlu mengatur harapan Anda dalam keselarasan dengan realitas.

Semoga artikel ini membantu toko online kamu lebih baik dan dipercaya.
Ada yang tidak setuju dengan ulasan saya?
Mari berbagi dengan saya lewat komentar dibawah.
Read more ...
Beranda
Muhammad Iqbal Blog
  • RSS feed
  • Twitter
  • Facebook
  • Google+

E-mail Newsletter

Masukan email untuk mendapatkan update terbaru dari Muhammad Iqbal Blog.

  • Popular Posts
  • Recent Posts
  • 5 Kebiasaan Buruk Toko Online di Media Sosial

  • Manfaat Komentar Negatif

Tweets by @MuhammadIqbal04

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Category

  • Knowledge
  • Social Media

Recent Comments

2012 Muhammad Iqbal Blog. All rights reserved.